Kekurangan gaya kepemimpinan otoriter. Membuat kepemimpinan berpusat pada satu sosok tertinggi atau “pemimpin adalah penguasa”. Sering menunjukkan kepercayaan pada nasihat, saran, ide, dan kemampuan decision-making orang lain. Karyawan yang berada di bawah kepemimpinannya tidak memiliki rasa ownership dan tanggung jawab terhadap pekerjaannya. 4. Gaya Kepemimpinan Moralis. Tipe ini mempunyai kelebihan seperti mereka sangat sopan dan hangat kepada orang dan mempunyai empati kepada permasalahan yang dihadapi oleh karyawan. Kekurangan dari tipe ini adalah emosinya yang tidak stabil yang kadang bisa sedih, mengerikan, dan kadang bisa sangat bersahabat. 1. Pemimpin Bersifat Mengarahkan. Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan situasional akan mengarahkan sekaligus memandu seluruh anggotanya dalam menyelesaikan peran dan tugas kerjanya. Biasanya hal ini terjadi pada anggota atau karyawan baru yang belum memiliki kemampuan dan pengalaman dalam dunia kerja. Kepemimpinan transformasional merupakan kepemimpinan dimana para pemimpin menggunakan kharisma, stimulasi intelektual untuk melakukan transformasional dan merevitalisasi organisasinya. Para pemimpin yang transformasional lebih mementingkan revitalisasi para pengikut dan organisasinya secara menyeluruh ketimbang memberikan instruksi-instruksi yang bersifat Top Down . Selain itu pemimpin yang Kepemimpinan melibatkan pengambilan keputusan strategis yang mempunyai dampak terhadap arah dan tujuan organisasi. Pemimpin harus dapat mengevaluasi informasi, menganalisis situasi, serta mengambil keputusan yang tepat. Baca juga: Gaya Kepemimpinan Otoriter: Definisi, Ciri-ciri, Kelebihan, dan Kekurangan. Membentuk visi dan arah bDz3bYx.

kelebihan dan kekurangan gaya kepemimpinan transformasional